RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )
SD : SD RUANG RINDU
Mata
Pelajaran : Agama Katolik
Kelas /
Semester : II / 2
Standar Kompetensi : Yesus Kristus dan Gereja.
2. Memahami
karya penyelamatan Allah melalui tokoh-tokoh dalam Perjanjian Lama dan
berlanjut pada Yesus Kristus sebagai puncak penyelamatan-Nya dan diteruskan
oleh Gereja sehingga dapat memotivasi siswa untuk mengembangkan
diri dalam keterlibatan/perwujudan imannya dalam hidup bersama di tengah
masyarakat
Kompetensi Dasar :
2.1 Memahami dan mengimani Yesus Kristus sebagai Putera
Allah yang diutus untuk menyelamatkan dunia
Indikator Pencapaian Kompetensi :
§ Menceritakan kunjungan tiga Raja dari
Timur kepada Yesus yang lahir di kandang (Mat 2:1)
§ Menyebutkan maksud kunjungan tiga raja
kepada Yesus (Mat 2: 1-12)
§ Menceritakan pengalaman gembira bertemu
dengan orang yang dirindukan
§ Menceritakan kisah kegembiraan Simeon dan
Hana ketika menerima kedatangan Yesus (Luk 2:21-40)
§ Menceritakan engalaman dipanggil uru untuk
membantu suatu pekerjaan
§ Menceritakan peristiwa Yesus memanggil
murid- muridnya untuk membantu tugasNya dalam menyelamatkan manusia (Mrk 1:
16-20)
§ Menyatakan niatnya membantu Yesus dalam
menolong orang lain
§ Menceritakan kisah Yesus menyembuhkan
orang sakit (Mat 8: 5-13)
§ Mengungkapkan bahwa iman yang besar kepada
Allah, dapat menyelamatkan manusia
§ Mengungkapkan usaha-usaha untuk dapat
semakin beriman kepada Yesus
§ Menyusun doa pendek untuk orang sakit
§ Menceritakan pengorbanan St.Maximillianus
Maria Kolbe demi keselamatan temannya (Seri orang Kudus: Kanisius)
§ Menceritakan kisah sengsara dan wafat
Yesus demi keselamatan manusia (Mat 26, 27, 56)
§ Menceritakan pengalaman ketika mengalami
kesusahan/kesulitan,kemudian mendapat semangat kembali karena bantuan orang
lain
§ Menceritakan peristiwa kebangkitan Yesus
(Yoh 20: 1-18)
§ Menyusun doa pendek untuk
mengungkapkanpermohonan dikala sedih, kepada Yesus yang telah bangkit
Menceritakan peristiwa pengakuanThomas terhadap Yesus yang bangkit sebagai Tuhan (Yoh
20: 24- 29)
§ Menyanyikan sebuah lagu yang
berisi “Yesus adalah Tuhan”
Jenis Test : Terstruktur
Aspek /
Skill : Efektif psikomotorik.
Alokasi
Waktu : 2 X pertemuan (
4 X 35 ).
A.
Tujuan Pembelajaran.
Pertemuan 1
Pada akhir pelajaran siswa dapat :
§ Mengucapkan
doa yang disusun oleh guru.
§ Menjelaskan kisah tiga raja dari timur.
§ Menceritakan pengalaman
gembira ketika bertemu dengan orang yang sudah lama dirindukan
§ Menjelaskan peristiwa Yesus memanggil muridmuridNya
§ Yesus menyembuhkan orang sakit.
Pertemuan 2
Pada akhir pelajaran siswa
dapat :
§ Menjelaskan kisah sengsara
dan wafat Yesus
§ Memahami dan Menghayati arti
Kebangkitan Yesus bagi manusia
§ Menjelaskan kisah pengakuan Thomas.
Nilai Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya.
§ Toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain
§ Percaya diri (keteguhan hati, optimis).
§ Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah,
bertekad, enerjik).
§ Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)
§ Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa
depan)
B.
Materi Pembelajaran.
Pertemuan 1.
§ Tiga
Raja dari Timur
§ Maria
membawa Yesus kerumah Tuhan
§ Yesus
memanggil muridmuridnya
§ Yesus
menyembuhkan orang sakit
Pertemuan 2.
§ Yesus
wafat
§ Yakub
bangkit
§ Yesus Tuhan
C.
Langkah-langkah kegiatan :
Kegiatan awal :
§ Berdoa, apersepsi : Sebutkan
penyelamatan Allah yang dialami oleh tokoh-tokoh sebelum Yesus ? (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Penjelasan
tentang, memahami dan mengimani Yesus Kristus sebagai Putera Allah yang diutus
untuk menyelamatkan dunia. (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
Kegiatan inti :
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
§ Mengajak
anak untuk memahami dan mengimani Yesus Kristus sebagai Putera Allah yang
diutus untuk menyelamatkan dunia (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menjelaskan pada anak arti kisah
tiga raja dari timur. (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang kunjungan
tiga Raja dari Timur kepada Yesus yang lahir di kandang (Mat 2:1) (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang kisah
kegembiraan Simeon dan Hana ketika menerima kedatangan Yesus (Luk 2:21-40) (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
§ Menjelaskan pada anak tentang peristiwa
Yesus memanggil muridmuridNya (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menjelaskan pada anak tentang kisah
Yesus menyembuhkan orang (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menjelaskan pada anak tentang kisah
sengsara dan wafat Yesus. (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Memahami dan menghayati arti
Kebangkitan Yesus bagi manusia (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menjelaskan pada anak tentang
kisah pengakuan Thomas (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
& Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi,Siswa :
§ Menyimpulkan
tentang hal-hal yang belum diketahui siswa (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ bertanya
jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan (nilai yang ditanamkan:
Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/ komunikatif)
Kegiatan Akhir :
§ Resensi
memahami dan mengimani Yesus Kristus sebagai Putera Allah yang diutus untuk
menyelamatkan dunia. (nilai yang ditanamkan: Religious, Jujur,
Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang
kunjungan tiga Raja dari Timur kepada Yesus yang lahir di kandang (Mat 2:1) (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang
Maria membawa Yesus kerumah Tuhan (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menjelaskan pada anak tentang hal yang penting dan bermanfaat berdasarkan
kisah Yakub dan Esau (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang peristiwa Yesus memanggil murid-muridnya untuk
membantu tugasNya dalam menyelamatkan manusia (Mrk 1: 16-20) (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang kisah Yesus menyembuhkan orang sakit (Mat 8: 5-13) (nilai yang
ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang kisah sengsara dan wafat Yesus demi keselamatan manusia (Mat 26, 27, 56) (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang peristiwa kebangkitan Yesus (Yoh 20: 1-18) (nilai yang
ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menceritakan pada anak tentang peristiwa pengakuanThomas terhadap Yesus yang
bangkit sebagai Tuhan (Yoh 20: 24-29) (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Berdoa
( penutup ) (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
D.
Sumber Belajar :
§ Alkitab.
§ Guru
dan peserta didik.
§ Buku KTSP
E.
Penilaian.
RANAH PENILAIAN
1)
Ranah kognitif adalah ranah yang mencakup kegiatan
mental (otak). Aspek kognitif berhubungan dengan kemampuan berfikir termasuk di
dalamnya kemampuan memahami, menghafal, mengaplikasi, menganalisis, mensistesis
dan kemampuan mengevaluasi
-
Ranah kognitif berhubungan erat dengan kemampuan
berfikir, termasuk di dalamnya kemampuan menghafal, rnemahami, mengaplikasi,
menganalisis, mensintesis dan kemampuan mengevaluasi
-
Cakupan yang diukur dalam ranah Kognitif adalah:
Ingatan (C1), Pemahaman (C2), Penerapan (C3), Analisis (C4), Sintesis (C5), dan
Evaluasi (C6).
2)
Ranah afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap
dan nilai. Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat,
sikap, emosi, dan nilai.
Ranah afektif menjadi lebih rinci lagi ke dalam lima
jenjang, yaitu: (1) receiving (2) responding (3) valuing (4) organization (5)
characterization by evalue or calue complex.
-
Ciri ranah penilaian afektif yaitu pemikiran
atau perilaku harus memiliki dua kriteria untuk diklasifikasikan sebagai ranah
afektif (Andersen, 1981:4). Pertama, perilaku melibatkan perasaan dan emosi
seseorang. Kedua, perilaku harus tipikal perilaku seseorang. Kriteria lain yang
termasuk ranah afektif adalah intensitas, arah, dan target. Intensitas
menyatakan derajat atau kekuatan dari perasaan. Beberapa perasaan lebih kuat
dari yang lain, misalnya cinta lebih kuat dari senang atau suka. Sebagian orang
kemungkinan memiliki perasaan yang lebih kuat dibanding yang lain. Arah
perasaan berkaitan dengan orientasi positif atau negatif dari perasaan yang
menunjukkan apakah perasaan itu baik atau buruk. Misalnya senang pada pelajaran
dimaknai positif, sedang kecemasan dimaknai negatif. Bila intensitas dan arah
perasaan ditinjau bersama-sama, maka karakteristik afektif berada dalam suatu
skala yang kontinum. Target mengacu pada objek, aktivitas, atau ide sebagai
arah dari perasaan.
-
Ranah afektif tidak dapat diukur seperti halnya
ranah kognitif, karena dalam ranah afektif kemampuan yang diukur adalah:
Menerima (memperhatikan), Merespon, Menghargai, Mengorganisasi.
3)
Ranah psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan
keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima
pengalaman belajar tertentu.
Ranah psikomotor adalah ranah yang berhubungan dengan
aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan
sebagainya. Hasil belajar ranah psikomotor dikemukakan oleh Simpson (1956) yang
menyatakan bahwa hasil belajar psikomotor ini tampak dalam bentuk keterampilan
(skill) dan kemampuan bertindak individu.
-
Hasil belajar keterampilan (psikomotor) dapat
diukur melalui: (1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta
didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti
pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk
mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah
pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya. Dalam ranah
psikomotorik yang diukur meliputi (1) gerak refleks, (2) gerak dasar fundamen,
(3) keterampilan perseptual;
diskriminasi kinestetik, diskriminasi visual, diskriminasi auditoris,
diskriminasi taktis, keterampilan perseptual yang terkoordinasi, (4)
keterampilan fisik, (5) gerakan terampil, (6) komunikasi non diskusi (tanpa
bahasa-melalui gerakan) meliputi: gerakan ekspresif, gerakan interprestatif
|
Indikator Pencapaian
Kompetensi
|
Teknik Penilaian
|
Bentuk Instrumen
|
Instrumen/ Soal
|
|
§ Menceritakan kunjungan
tiga Raja dari Timur kepada Yesus yang lahir di kandang (Mat 2:1)
§ Menyebutkan maksud kunjungan tiga raja kepada Yesus
(Mat 2: 1-12)
§ Menceritakan pengalaman
gembira bertemu dengan orang yang dirindukan
§ Menceritakan kisah
kegembiraan Simeon dan Hana ketika menerima kedatangan Yesus (Luk 2:21-40)
§ Menceritakan engalaman
dipanggil uru untuk membantu suatu
pekerjaan
§ Menceritakan peristiwa
Yesus memanggil murid- muridnya untuk membantu tugasNya dalam menyelamatkan
manusia (Mrk 1: 16-20)
§ Menyatakan niatnya
membantu Yesus dalam menolong orang lain
§ Menceritakan kisah Yesus menyembuhkan orang sakit (Mat
8: 5-13)
§ Mengungkapkan bahwa iman
yang besar kepada Allah, dapat menyelamatkan manusia
§ Mengungkapkan usaha-usaha
untuk dapat semakin beriman kepada Yesus
§ Menyusun doa pendek untuk
orang sakit
§ Menceritakan pengorbanan St.Maximillianus Maria Kolbe
demi keselamatan temannya (Seri orang Kudus: Kanisius)
§ Menceritakan kisah sengsara dan wafat Yesus demi
keselamatan manusia (Mat 26, 27, 56)
§ Menceritakan pengalaman
ketika mengalami kesusahan/kesulitan,kemudian mendapat semangat kembali
karena bantuan orang lain
§ Menceritakan peristiwa
kebangkitan Yesus (Yoh 20: 1-18)
§ Menyusun doa pendek untuk
mengungkapkanpermohonan dikala sedih, kepada Yesus yang telah bangkit
Menceritakan peristiwa pengakuanThomas terhadap Yesus yang bangkit sebagai
Tuhan (Yoh 20: 24- 29)
§ Menyanyikan sebuah lagu
yang berisi “Yesus adalah Tuhan”
|
§ Lisan
§ Unjuk kerja
§ Perilaku
|
§ Pertannyaan,lisan,
Isian dan kreatifi-tas
|
§ Ceritakan kunjungan tiga
Raja dari Timur kepada Yesus yang lahir di kandang (Mat 2:1)
§ Sebutkan maksud kunjungan tiga raja kepada Yesus (Mat
2: 1-12)
§ Ceritakan pengalaman
gembira bertemu dengan orang yang dirindukan
§ Ceritakan kisah
kegembiraan Simeon dan Hana ketika menerima kedatangan Yesus (Luk 2:21-40)
§ Ceritakan engalaman
dipanggil uru untuk membantu suatu
pekerjaan
§ Ceritakan peristiwa Yesus
memanggil murid- muridnya untuk membantu tugasNya dalam menyelamatkan manusia
(Mrk 1: 16-20)
§ Jelaskan niatnya membantu
Yesus dalam menolong orang lain
§ Ceritakan kisah Yesus menyembuhkan orang sakit (Mat 8:
5-13)
§ Jelaskan bahwa iman yang
besar kepada Allah, dapat menyelamatkan manusia
§ Jelaskan usaha-usaha untuk
dapat semakin beriman kepada Yesus
§ Susunkan doa pendek untuk
orang sakit
§ Ceritakan pengorbanan St.Maximillianus Maria Kolbe demi
keselamatan temannya (Seri orang Kudus: Kanisius)
§ Ceritakan kisah sengsara dan wafat Yesus demi
keselamatan manusia (Mat 26, 27, 56)
§ Ceritakan pengalaman
ketika mengalami kesusahan/kesulitan,kemudian mendapat semangat kembali
karena bantuan orang lain
§ Ceritakan peristiwa
kebangkitan Yesus (Yoh 20: 1-18)
§ Susunkan doa pendek untuk
mengungkapkanpermohonan dikala sedih, kepada Yesus yang telah bangkit
Menceritakan peristiwa pengakuanThomas terhadap Yesus yang bangkit sebagai
Tuhan (Yoh 20: 24- 29)
§ Yanyikan sebuah lagu yang
berisi “Yesus adalah Tuhan”
|
|
Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP
|
|
………………………….., 20
Guru Mapel Pelajaran Agama Katolik
( …………………………… )
NIP
|
RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
( R P P )
SD : SD RUANG RINDU
Mata
Pelajaran : Agama Katolik
Kelas /
Semester : II / 2
Standar Kompetensi : Yesus Kristus dan Gereja.
2. Memahami
karya penyelamatan Allah melalui tokoh-tokoh dalam Perjanjian Lama dan
berlanjut pada Yesus Kristus sebagai puncak penyelamatan-Nya dan diteruskan
oleh Gereja sehingga dapat memotivasi siswa untuk mengembangkan
diri dalam keterlibatan/perwujudan imannya dalam hidup bersama di tengah
masyarakat
Kompetensi Dasar :
2.2 Menanggapi
panggilan Allah dengan percaya dan mengungkap-kannya dalam wujud
menghormati / menyembah serta berdoa kepadaNya
Indikator Pencapaian Kompetensi :
§ Menceritakan pengala-man mempercayai
orang tuanya
§ Menceritakan kepercayaan
Maria ketika menerima kabar gembira dari Malaikat (Luk 1:26-38)
§ Menyanyikan lagu “Tuhan
adalah Gembalaku”.
§ Menceritakan pengala-mannya
menghormati guru, orang tua, dan orang dewasa lainnya
§ Menyebutkan firman Allah
tentang kewajiban menyembah-Nya (Kel 20: 1-3)
§ Menyebutkan perbuatan /
tindakan yang mewujud-kan penyembahan kepada Allah
§ Mengungkapkan pengalaman
ketika bercakap-cakap dengan orang tua
§ Menceritakan kisah Nabi Musa
bercakap-cakap dengan Allah (Kel 3: 1-4. 17)
§ Menyusun sebuah doa singkat
§ Mengungkapkan pengalaman bercakap-cakap
dengan orang tua secara sopan
§ Memperagakan sikap dan cara
berdoa yang baik
Jenis Test : Terstruktur
Aspek /
Skill : Efektif psikomotorik.
Alokasi
Waktu : 2 X pertemuan (
4 X 35 ).
A.
Tujuan Pembelajaran.
Pertemuan 1
Pada akhir pelajaran siswa dapat :
§ Mengucapkan doa yang disusun oleh guru.
§ Meneladani iman Maria kepada Allah
§ Melakukan perbuatan menyembah Allah.
Pertemuan 2
Pada akhir pelajaran siswa
dapat :
§ Menjelaskan arti doa
§ Berdoa dengan sikap dan cara
baik.
Nilai Karakter siswa yang diharapkan :
§ Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif
Kewirausahaan / Ekonomi Kreatif :
§ Patuh dalam melaksanakan ajaran agama yang dianutnya.
§ Toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain
§ Percaya diri (keteguhan hati, optimis).
§ Berorientasi pada tugas (bermotivasi, tekun/tabah,
bertekad, enerjik).
§ Pengambil resiko (suka tantangan, mampu memimpin)
§ Orientasi ke masa depan (punya perspektif untuk masa
depan)
B.
Materi Pembelajaran.
Pertemuan 1.
§ Percaya kepada Allah
§ Menyembah Allah
Pertemuan 2.
§ Berdoa berarti berbicara kepada Allah
§ Sikap dan cara berdoa yang
baik
C.
Langkah-langkah kegiatan :
Kegiatan awal :
§ Berdoa, apersepsi : Bagaimana cara
Menanggapi panggilan Allah ? (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Penjelasan tentang, Menanggapi panggilan Allah dengan percaya dan
mengungkap-kannya dalam wujud menghormati / menyembah serta berdoa
kepada-Nya. (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
Kegiatan inti :
& Eksplorasi
Dalam kegiatan eksplorasi, guru:
§ Mengajak
anak untuk memahami Percaya kepada Allah
§ Menjelaskan pada anak tentang kewajiban menyembah-Nya (Kel
20: 1-3)
§ Menjelaskan pada anak arti doa.
& Elaborasi
Dalam kegiatan elaborasi, guru:
§ Memperagakan pada anak tentang sikap dan cara berdoa yang baik (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
& Konfirmasi
Dalam kegiatan konfirmasi,Siswa :
§ Menyimpulkan
tentang hal-hal yang belum diketahui siswa (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ bertanya
jawab meluruskan kesalahan pemahaman, memberikan penguatan dan penyimpulan (nilai yang ditanamkan:
Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/ komunikatif)
Kegiatan Akhir :
§ Resensi
Menanggapi panggilan Allah dengan
percaya dan mengungkap-kannya dalam wujud menghormati / menyembah serta berdoa
kepada-Nya. (nilai yang ditanamkan: Religious, Jujur,
Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Menceritakan kepercayaan
Maria ketika menerima kabar gembira dari Malaikat (Luk 1:26-38) (nilai
yang ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menyebutkan firman Allah
tentang kewajiban menyembah-Nya (Kel 20: 1-3) (nilai yang
ditanamkan: Religious, Jujur, Disiplin, Kerja keras,
Bersahabat/ komunikatif)
§ Menyusun sebuah doa singkat (nilai yang ditanamkan: Religious, Jujur,
Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Berdoa dengan sikap dan cara
baik (nilai yang ditanamkan: Religious, Jujur,
Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
§ Berdoa
( penutup ) (nilai yang ditanamkan: Religious,
Jujur, Disiplin, Kerja keras, Bersahabat/
komunikatif)
D.
Sumber Belajar :
§ Alkitab.
§ Guru
dan peserta didik.
§ Buku KTSP
E.
Penilaian.
RANAH PENILAIAN
1)
Ranah kognitif adalah ranah yang mencakup kegiatan
mental (otak). Aspek kognitif berhubungan dengan kemampuan berfikir termasuk di
dalamnya kemampuan memahami, menghafal, mengaplikasi, menganalisis, mensistesis
dan kemampuan mengevaluasi
-
Ranah kognitif berhubungan erat dengan kemampuan
berfikir, termasuk di dalamnya kemampuan menghafal, rnemahami, mengaplikasi,
menganalisis, mensintesis dan kemampuan mengevaluasi
-
Cakupan yang diukur dalam ranah Kognitif adalah:
Ingatan (C1), Pemahaman (C2), Penerapan (C3), Analisis (C4), Sintesis (C5), dan
Evaluasi (C6).
2)
Ranah afektif adalah ranah yang berkaitan dengan sikap
dan nilai. Ranah afektif mencakup watak perilaku seperti perasaan, minat,
sikap, emosi, dan nilai.
Ranah afektif menjadi lebih rinci lagi ke dalam lima
jenjang, yaitu: (1) receiving (2) responding (3) valuing (4) organization (5)
characterization by evalue or calue complex.
-
Ciri ranah penilaian afektif yaitu pemikiran
atau perilaku harus memiliki dua kriteria untuk diklasifikasikan sebagai ranah
afektif (Andersen, 1981:4). Pertama, perilaku melibatkan perasaan dan emosi
seseorang. Kedua, perilaku harus tipikal perilaku seseorang. Kriteria lain yang
termasuk ranah afektif adalah intensitas, arah, dan target. Intensitas
menyatakan derajat atau kekuatan dari perasaan. Beberapa perasaan lebih kuat dari
yang lain, misalnya cinta lebih kuat dari senang atau suka. Sebagian orang
kemungkinan memiliki perasaan yang lebih kuat dibanding yang lain. Arah
perasaan berkaitan dengan orientasi positif atau negatif dari perasaan yang
menunjukkan apakah perasaan itu baik atau buruk. Misalnya senang pada pelajaran
dimaknai positif, sedang kecemasan dimaknai negatif. Bila intensitas dan arah
perasaan ditinjau bersama-sama, maka karakteristik afektif berada dalam suatu
skala yang kontinum. Target mengacu pada objek, aktivitas, atau ide sebagai
arah dari perasaan.
-
Ranah afektif tidak dapat diukur seperti halnya
ranah kognitif, karena dalam ranah afektif kemampuan yang diukur adalah:
Menerima (memperhatikan), Merespon, Menghargai, Mengorganisasi.
3)
Ranah psikomotor merupakan ranah yang berkaitan dengan
keterampilan (skill) atau kemampuan bertindak setelah seseorang menerima
pengalaman belajar tertentu.
Ranah psikomotor adalah ranah yang berhubungan dengan
aktivitas fisik, misalnya lari, melompat, melukis, menari, memukul, dan
sebagainya. Hasil belajar ranah psikomotor dikemukakan oleh Simpson (1956) yang
menyatakan bahwa hasil belajar psikomotor ini tampak dalam bentuk keterampilan
(skill) dan kemampuan bertindak individu.
-
Hasil belajar keterampilan (psikomotor) dapat
diukur melalui: (1) pengamatan langsung dan penilaian tingkah laku peserta
didik selama proses pembelajaran praktik berlangsung, (2) sesudah mengikuti
pembelajaran, yaitu dengan jalan memberikan tes kepada peserta didik untuk
mengukur pengetahuan, keterampilan, dan sikap, (3) beberapa waktu sesudah
pembelajaran selesai dan kelak dalam lingkungan kerjanya. Dalam ranah
psikomotorik yang diukur meliputi (1) gerak refleks, (2) gerak dasar fundamen,
(3) keterampilan perseptual;
diskriminasi kinestetik, diskriminasi visual, diskriminasi auditoris,
diskriminasi taktis, keterampilan perseptual yang terkoordinasi, (4)
keterampilan fisik, (5) gerakan terampil, (6) komunikasi non diskusi (tanpa
bahasa-melalui gerakan) meliputi: gerakan ekspresif, gerakan interprestatif
|
Indikator Pencapaian
Kompetensi
|
Teknik Penilaian
|
Bentuk Instrumen
|
Instrumen/ Soal
|
|
§ Menceritakan pengala-man
mempercayai orang tuanya
§ Menceritakan kepercayaan
Maria ketika menerima kabar gembira dari Malaikat (Luk 1:26-38)
§ Menyanyikan lagu “Tuhan
adalah Gembalaku”.
§ Menceritakan
pengala-mannya menghormati guru, orang tua, dan orang dewasa lainnya
§ Menyebutkan firman Allah
tentang kewajiban menyembah-Nya (Kel 20: 1-3)
§ Menyebutkan perbuatan /
tindakan yang mewujud-kan penyembahan kepada Allah
§ Mengungkapkan pengalaman
ketika bercakap-cakap dengan orang tua
§ Menceritakan kisah Nabi
Musa bercakap-cakap dengan Allah (Kel 3: 1-4. 17)
§ Menyusun sebuah doa
singkat
§ Mengungkapkan pengalaman
bercakap-cakap dengan orang tua secara sopan
§ Memperagakan sikap dan
cara berdoa yang baik
|
§ Lisan
§ Unjuk kerja
§ Perilaku
|
§ Pertannyaan,lisan,
Isian dan kreatifi-tas
|
§ Ceritakan pengala-man
mempercayai orang tuanya
§ Ceritakan kepercayaan
Maria ketika menerima kabar gembira dari Malaikat (Luk 1:26-38)
§ Yanyikan lagu “Tuhan adalah
Gembalaku”.
§ Ceritakan pengala-mannya
menghormati guru, orang tua, dan orang dewasa lainnya
§ Sebutkan firman Allah
tentang kewajiban menyembah-Nya (Kel 20: 1-3)
§ Sebutkan perbuatan /
tindakan yang mewujud-kan penyembahan kepada Allah
§ Jelaskan pengalaman ketika
bercakap-cakap dengan orang tua
§ Ceritakan kisah Nabi Musa
bercakap-cakap dengan Allah (Kel 3: 1-4. 17)
§ Susunkan sebuah doa
singkat
§ Jelaskan pengalaman
bercakap-cakap dengan orang tua secara sopan
§ Peragakan sikap dan cara
berdoa yang baik
|
|
Mengetahui,
Kepala Sekolah
( …………………………… )
NIP
|
|
………………………….., 20
Guru Mapel Pelajaran Agama Katolik
( …………………………… )
NIP
|